Thursday, December 1, 2011

The End is Where I Begin


Pagi ini, saya menyempatkan untuk menulis singkat di blog ini. Pagi ini, hari pertama dalam mengawali semua kegiatan di bulan Desember, dimana banyak sekali hal yang telah saya lakukan selama setahun sebelum ini.

Seperti hari-hari biasa saya melakukan sarapan dengan setangkap roti isi dan secangkir kopi hangat. Mungkin yang sedikit membedakan adalah tanpa ada keriuhan dan perebutan kamar mandi seperti di rumah.. (yeah..I missed that crowded). Anyway, pagi dibulan Desember ini baru pertama kali saya lalui dengan kesendirian ini, walau nyatanya saya tidak sendiri, karena ada Dia yang selalu menemani saya yang mungkin telah memberikan segala hal terbaik untuk saya di tiap tahunnya sepanjang hidup saya. Dan untuk tahun ini saya bersyukur telah diberikan sesuatu yang spesial oleh-Nya. Karena kehadirannya dalam hidup saya di akhir tahun ini membuat semuanya menjadi sesuatu hal terindah yang tidak pernah bisa diungkapkan dengan kata-kata.

Oh iya, mungkin saya terlalu jauh melakukan flashback di pagi ini, dengan menyetel lagu “Kla Project – Yogyakarta”, telah membuka semua kenangan lama yang mungkin sudah sangat lama sekali dan hampir terlupakan dalam kurun waktu 14 tahun berjalan. Lagu yang selalu mengingatkan saya kepada seorang ayah yang selalu memulai hari dan kegiatan dengan sebuah senyuman hangat, selain lagu-lagu macam Queen dan Genesis pastinya. Hehe..

He’s the Best I ever had..sebuah kenangan dan memori yang tidak akan pernah saya lupakan sampai kapan pun juga dan tidak bisa tergantikan oleh apa pun juga. Sebuah memori yang begitu mahal harganya, yang telah mengajarkan saya banyak haldari kehidupan ini. Karena saya bisa tersenyum di setiap pagi menghadapi hari-hari karenanya yang mengajarkan hal itu.

Oke, mungkin cukup flasbacknya… dan sekarang berjalan terus ke depan adalah suatu hal yang pasti untuk melanjutkan hidup ini. Banyak cita-cita dan cinta yang harus dicapai, dijaga dan diraih. Semoga akhir tahun ini bukanlah akhir dari segalanya dan menjadi awal cerita yang lebih berwarna. Because, “This is the End where I Begin”.

NB : Hargailah masa lalu sebagai pengalaman berharga yang selalu ada untuk bisa dikenang. Jangan pernah jadikan masa lalu itu sebagai suatu penyesalan.