Thursday, December 1, 2011

The End is Where I Begin


Pagi ini, saya menyempatkan untuk menulis singkat di blog ini. Pagi ini, hari pertama dalam mengawali semua kegiatan di bulan Desember, dimana banyak sekali hal yang telah saya lakukan selama setahun sebelum ini.

Seperti hari-hari biasa saya melakukan sarapan dengan setangkap roti isi dan secangkir kopi hangat. Mungkin yang sedikit membedakan adalah tanpa ada keriuhan dan perebutan kamar mandi seperti di rumah.. (yeah..I missed that crowded). Anyway, pagi dibulan Desember ini baru pertama kali saya lalui dengan kesendirian ini, walau nyatanya saya tidak sendiri, karena ada Dia yang selalu menemani saya yang mungkin telah memberikan segala hal terbaik untuk saya di tiap tahunnya sepanjang hidup saya. Dan untuk tahun ini saya bersyukur telah diberikan sesuatu yang spesial oleh-Nya. Karena kehadirannya dalam hidup saya di akhir tahun ini membuat semuanya menjadi sesuatu hal terindah yang tidak pernah bisa diungkapkan dengan kata-kata.

Oh iya, mungkin saya terlalu jauh melakukan flashback di pagi ini, dengan menyetel lagu “Kla Project – Yogyakarta”, telah membuka semua kenangan lama yang mungkin sudah sangat lama sekali dan hampir terlupakan dalam kurun waktu 14 tahun berjalan. Lagu yang selalu mengingatkan saya kepada seorang ayah yang selalu memulai hari dan kegiatan dengan sebuah senyuman hangat, selain lagu-lagu macam Queen dan Genesis pastinya. Hehe..

He’s the Best I ever had..sebuah kenangan dan memori yang tidak akan pernah saya lupakan sampai kapan pun juga dan tidak bisa tergantikan oleh apa pun juga. Sebuah memori yang begitu mahal harganya, yang telah mengajarkan saya banyak haldari kehidupan ini. Karena saya bisa tersenyum di setiap pagi menghadapi hari-hari karenanya yang mengajarkan hal itu.

Oke, mungkin cukup flasbacknya… dan sekarang berjalan terus ke depan adalah suatu hal yang pasti untuk melanjutkan hidup ini. Banyak cita-cita dan cinta yang harus dicapai, dijaga dan diraih. Semoga akhir tahun ini bukanlah akhir dari segalanya dan menjadi awal cerita yang lebih berwarna. Because, “This is the End where I Begin”.

NB : Hargailah masa lalu sebagai pengalaman berharga yang selalu ada untuk bisa dikenang. Jangan pernah jadikan masa lalu itu sebagai suatu penyesalan.

Wednesday, November 30, 2011

Serendipity


Kebetulan mungkin satu kata yang bisa mengungkapkan semua hal yang menjadi pertanyaan besar dalam pikiran kosong ini.

Kebetulan yang terkadang bisa menuntun kita kepada takdir kita yang sebenarnya.

Kebetulan adalah sebuah ungkapan yang sebenarnya tidak bisa dijelaskan segamblang orang-orang membicarakan politik dan sepakbola.

Saat ini mungkin secara kebetulan saya dapat menuliskan hal ini, setelah berbicara panjang lebar soal prinsip dan tujuan hidup, tapi semua hal yang jadi perbincangan itu pun terjadi secara kebetulan dengan pasangan saya, yang mungkin saja dia bisa menjadi pasangan saya karena kebetulan juga tiba-tiba muncul perasaan sayang.

Nah…mungkin ada sedikit cerita tentang saya dan pasangan saya, yang akan saya rangkum dengan cara “kebetulan”.

Jadi, mungkin kebetulan saja kita saling berteman, memulai pertemanan dari awal training disuatu instansi yang sama.

Kebetulan kami kadang memiliki satu kelompok belajar yang sama.

Kebetulan kami berdua terpilih menjadi Ketua dan Wakil Kelas di Training Camp tersebut.

Kebetulan kami berdua menjadi MC (pembawa acara) bersama dalam kesempatan disuatu acara.

Kebetulan kami pernah traveling bersama dan kebetulan-kebetulan lainnya.

Dan mungkin kami berdua secara kebetulan sama-sama sedang melakukan Move-On dari pasangan lama kami masing-masing. Hahahaaa…. (suatu lelucon yang secara kebetulan pula bisa menjadikan kami sebuah pasangan).

Entah apa yang akan terjadi untuk semua hal yang berbau kebetulan setelahnya…

Berharap semua hal yang dimulai dari kebetulan itu menjadi lebih indah pada akhirnya.

NB : Kebetulan hanyalah suatu titik awal yang mungkin tidak disengaja oleh kita dalam melakukan suatu hal. Tetapi tidak untuk takdir kita, karena kita sendirilah yang bisa menentukan jalan hidup kita. Bukan suatu kebetulan jika kita tetap bisa mempertahankan Cita dan Cinta kita.

Saturday, November 26, 2011

Yes, You are Special!


Hmm…let me think about this article first. What it’s all about? Special Article!?..

Okay, setelah sekian lamanya gw tidak pernah menulis di blog ini, sepertinya sudah banyak ajah niyh sampah-sampah yang bakal bisa dikeluarin disini. Mulai dari hanya sebuah Quotes singkat yang biasa dikemukakan via Twitter (tempat celoteh sementara) sampai prinsip hidup yang masih berkutat di otak gw, lengkap dengan pertanyaan serta pernyataan kehidupan yang mungkin umum berada di problematika masing-masing orang dilingkungan gw. So..kita akan mulai cerita ini dari sebuah pertanyaan ini : “Have You ever being Special in this Life?”.

“Special” adalah salah satu kata yang sangat istimewa buat gw, karena penting buat gw untuk menjadi seorang yang special dalam hidup ini. Karena menjadi sesuatu atau seseorang yang spesial akan membuat perbedaan yang sangat signifikan saat kita menyikapi dan menghadapi liku kehidupan ini. Contoh : saat kamu menjadi orang yang spesial di kantor atau dunia pekerjaan, maka secara tidak langsung akan banyak relasi dan akses maupun fasilitas yang diberikan oleh perusahaan tersebut yang akan diberikan secara cuma-cuma untuk membayar ke-Spesial-an yang kamu punya. Ok, mungkin itu contoh yang agak berat yah..secara masih banyak diantara kalian atau mungkin gw sendiri Jobless (menganggur, tanpa pekerjaan). Hehe.. Tapi coba kamu lihat lagi kebelakang, kamu tetap akan menjadi orang yang Spesial bagi keluarga kamu, orang tua kamu, sahabat dan teman-teman terdekat lainnya. Atau pun sejelek-jeleknya pikiran pesimis seseorang adalah Tuhan masih menganggap kamu “Spesial” kok! (pastilahhh…masa Dia ga bangga dengan ciptaan-Nya sendiri siyh!?). So, dengan merasa menjadi spesial dalam hidup ini, minimal gw masih bisa mmenikmati fasilitas yang diberikan oleh-Nya di bumi tercinta ini.

Pagi ini gw ng-tweet seperti ini “Selalu ada yang Spesial dalam hidup, sekalipun kita tidak menyadarinya”, Menurut gw ga cuma si Jose Mourinho aja yang bisa dapet julukan “The Special-One”, kecuali emang itu ada harganya dan bisa dibeli hanya oleh orang-orang yang punya uang dan kekuasaan. That’s not what I mean! Sometimes, kita memang tidak menyadari bahwa kita sendiri dianggap sepsial oleh orang lain (semacam Secret Admirer..yaaa…bisalah itu jadi contoh gampangnya! Hehe..), tapi ga cuma itu aja yang bisa membuat kita spesial kan!? Banyak hal yang kita duga yang bisa mampir atau lewat, bahkan sudah menjadi bagian dalam kehidupan kita tanpa kita sadari. Hanya saja kita kurang peka dan menganggap semua hal itu menjadi hal biasa yang mungkin hampir ga penting. Nahhhh….disitulah letak kesalahan kita!!! Menganggap semuanya Biasa ajah! So, cobalah melatih kepekaan kita terhadap ke-pesial-an yang telah kita dapet di dalam kehidupan sehari-hari kita… Mulai dari alarm hidup (ibu kita) membangunkan dari tidur kita di pagi hari, kritikan pedas dari atasan kita yang bisa menjadikan kita lebih baik kedepannya, atau mungkin sampai obrolan Gossip yang terkadang terdengar risih ditelinga kita dengan plus-minusnya. Just be Positive anywhere You are!.. Karena semua hal itu tidak akan terjadi jika kamu hanyalah orang biasa yang tidak dianggap.

NB: Be Positive! You’re still being a Special in this Life..karena hidup yang telah diberikan oleh-Nya adalah sesuatu hal yang Spesial dan sayang jika hanya kita lewatkan dengan bergumam dan merenung sampai Galauuu tiap hariii! *LoL*

Saturday, November 19, 2011

Ego = Muntah



Sedikit share dari blog sebelah niyh...(cuma copas siyh sebenarnya).


Ada 2 kosakata yang memiliki arti sama menurut saya...

Sebenarnya 2 kosakata ini bisa dibilang sama dalam persepsi yg pas.

Klo saya bilang..saat kita menahan Ego, sama saja seperti menahan Muntah. Kenapa?

Jawabannya adalah..saat kita mengeluarkan Ego kita, kita akan merasakan kelegaan yang “wahhh” rasanya..sama seperti telah memuntahkan segala isi perut kita. Tapi disaat yang tidak pas dan ditempat yang tidak semestinya..hanya akan menyisakan kotoran dan bau yang tidak sedap, yang mungkin akan cukup mengganggu orang-orang disekitarnya. Begitu pula dengan Ego yang tidak pas kita keluarkan..akan menjadi suatu gangguan disekitar kita.

So…be wise and always think before you act! ;)

Friday, August 5, 2011

No One! Yeah..."No One"


No One... Hmm, mungkin hanya kata itu yang bisa mewakilkan semua hal yang akan gw bahas kali ini. Segala hal tentang hubungan kita dengan manusia. No One have Perfect Relationship in their Life including me.

Mungkin terkadang gw melihat dengan iri dengan suatu hubungan harmonis yang terjalin oleh sebagian atau beberapa pasangan di dunia ini. Karena saat gw berkaca pada diri sendiri, gw bukanlah orang yang harmonis, dan tidak memiliki hubungan yang bisa dibilang harmonis juga disetiap memiliki hubungan dengan lawan jenis. Yaa..biasa aja, yaa..gitu-gitu aja, yaa...ga ada yang istimewa dengan segala surprised di tiap bulan atau tahunnya saat merayakan "Anniversary Day both of Us" saat pas punya pasangan, termasuk yang saat ini gw sedang jalani.

Bukan mau curhat juga niyh, cuma aja memang gw mungkin melihat segala sesuatunya "flat" dalam hubungan gw, jika harus melihat kisah cintanya Romeo and Juliet, Kabayan jeung Nyi Iteung, sampai Emak dan Bapak gw yang hanya bisa dipisahkan oleh "Kematian". That's to perfect for the love that they have in their life for sharing and giving each other. Dan gw masih merasa menjalani hubungan yang "flat" sampai saat ini.

But, dari semua omongan gw yang panjang dan ga karuan itu gw melihat satu titik, dimana kisah cinta yang terlihat begitu "Waaaahhhh" pun banyak kekurangannya juga, karena memang ga ada yang se-Perfect yang ada di dalam bayangan gw. Lihat, gimana Romeo ga dpt ijin dari emak - bapaknya Juliet, Kabayan yang juga ga dapet ijin dari si Abah, lalu bapak gw dapet ijin sama babenya emak gw, finally..hingga bisa adanya kelahiran gw. hehe (out of story klo yang ini ya). Itu semua memang jalan cerita yang ga sempurna, tapi memang begitulah kehidupan, ada flat nya dan ada indahnya.

Sekarang tinggal kita yang melihat kembali hubungan kita... apakah bisa kita jalani semuanya dengan menuliskan cerita yang indah ??? That's a Big Question! Yeah...there's No One have a Perfect Relationship in their Life. Kembali ke masing - masing yah... apakah kalian merasa hubungan kalian ini akan di bawa sampai mati dan menjalaninya dengan sungguh-sungguh dan menciptakan cerita yang begitu Sempurnanya, ataukah masih menjalaninya dengan biasa saja. Tapi gw yakin dibalik cerita yang tidak Sempurna itu pasti terdapat Cinta yang Sempurna.

NB : Kita memang bukan seseorang yang Sempurna, karena keSempurnaan hanya "Dia" yang memilikinya.

Wednesday, June 22, 2011

What a Woman Wants?

Apa siyh yang sebenarnya diinginkan oleh wanita? Itu mungkin suatu pertanyaan yang sering kali singgah di pikiran seorang pria, dari zaman batu sampe peradaban tingkat tinggi semisal Star Trek pun selalu ada saja pertanyaan yang sama tanpa memiliki jawaban yang pasti, dikarenakan salah satu sisi misteri dari sesosok wanita yang tidak pernah kita ketahui.


Mari kita kilas balik lagi… coba berapa artikel yang sudah kaum adam ciptakan yang membahas tentang keinginan sesungguhnya seorang wanita, dari A – Z, dari kebebasan dalam berfikir sampai kekerasan hati yang tidak dapat diluluhkan. Semuanya adalah tetang wanita. Tapi nyatanya O (NOL BESAR)!

Kata – kata yang bisa mengungkapkan semua hal itu hanya beberapa, seperti "Unbelievable Unpredictable". Hingga terciptalah kata – kata dalam otak pria “Annoying”, karena memang terkadang cukup terganggu dengan pemikiran – pemikiran tersebut.

Singkat cerita saya akan memberikan sedikit contoh percakapan yang ada :

Pria (P) : Hai, lagi apa? Udah makan belum?

Wanita (W) : hai juga..biasa lagi nyantai ajah, belum makan kok, tapi perut sakit niyh.

(P) : Loh, kumat lagi ya tuh penyakit.. makan dulu lah, nanti sakit loh.

(W) : Iya, nanti ajah..

(P) : Makan dulu,..nanti malah sakit ga bisa bangun dari kasur baru berasa. (niat baik Pria)

(W) : Ohh...Jadi kamu nyumpahin aku biar sakit..trus mati..ngerepotin orang..ngerepotin kamu..bla..blaa.blaaa......

(P) : ....ehhh...ehmm.... *speechless*

(W) : Kamu bener-bener ya...ga nyangka ya ternyata jahat bener jadi orang bisa-bisanya nyumpahin orang cepet mati!

(P) : *kehabisan kata-kata* (merasa bersalah sangat dalam, sehingga malah Pria yang ingin mati saat ini) *bersiap-siap loncat dari teras rumah lantai 1* (loh...ini mah bukan mau bunuh diri jadinya yah).

Nah, seperti itulah gambaran dari sisi misterius seorang wanita, yang bisa membalikkan semua keadaan Romantic menjadi Thiller-Romantic dimalam hari yang cukup menegangkan (teteppp harus ada sisi Romantic-nya walaupun udah jadi Thiller sekalipun).

Sampai saat ini pun saya memasukkan artikel ini, belum mendapatkan jawaban yang pasti, tetapi saya tahu bahwa wanita adalah sesosok manusia yang harus kita jaga dan hormati, karena kembali lagi bahwa Ibunda kita adalah seorang wanita dan Surga ada di Telapak kaki Ibu. Maka dari itu, apapun keinginan wanita yang tidak pernah kita tahu sampai saat ini pun harus tetap dihargai dan dihormati, sekalipun terkadang hanya menemukan jalan buntu di akhir cerita.

Semoga kita selalu bisa memberikan yang terbaik untuk mereka (wanita), karena ada pepatah juga bahwasanya dibalik Kemuliaan dan Kemahsyuran seorang Pemimpin (pria), terdapat pendamping seorang wanita hebat yang selalu mendukungnya dari segala aspek.


NB : Hargailah seorang wanita dan belajarlah menghargai wanita seperti engkau menghargai Ibumu.

Thursday, May 26, 2011

Letter to GOD

Yth. Tuhan YME,

Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang


Tuhan, maaf sebelumnya jika hamba lancang dalam berbahasa. Hanya saja hamba memang tidak pernah berhasil merangkai kata-kata yang indah untuk-Mu selama ini, yang mungkin dikarenakan nilai membaca Al-Quran hamba hanya mentok di huruf “D” saja.

Tuhan, Ampunilah Dosa hamba dan Kedua Orangtua hamba, selayaknya mereka menjaga , memelihara serta mengurus hamba semenjak kecil hingga saat ini. Hamba mungkin terkadang tidak pernah bersyukur atas nikmat dan anugerah yang tlah Engkau berikan kepada hamba, sekali lagi hamba memohon ampunanMu, dari sekian permohonan maaf atas ke-khilafan hamba.

Tuhan, hamba berterimakasih atas segala jalan hidup yang Engkau telah gariskan kepada hamba, dengan semua problematika yang ada, dan mungkin hidup hamba akan jauh lebih baik dengan adanya kehadiran seorang ayah disisi keluarga ini, tetapi mungkin hamba tidak akan pernah belajar menghargai arti kehidupan ini dengan segala nikmatnya, serta kekuatan hati yang sekarang telah tersemat di hati ini semenjak "kepulangan" beliau.

Tuhan, apalah arti sebuah Doa dan Harapan juga permintaan yang selalu hamba pinta kepadaMu, jika memang hambaMu ini adalah orang yang tak layak dan pantas mendapatkannya. Hamba hanya berharap Engkau Yang Maha Mengetahui dapat merelakan sedikit waktuMu dari segala jadwal padatMu untuk membaca surat tak layak baca ini.


Terima Kasih,



TTD,
Sang Pendosa.

Sunday, May 22, 2011

Ketukan Misteri di Siang Bolong

Siang terik, panas menyengat kisaran pukul setengah 2 di Medan ini, berasa sangat cerah sekali. Bagaikan bersahabat erat, SKSD (Sok Kenal Sok Dekat) mataharinya sama gw! Biar pun tiap hari kita saling liat-liatan juga, sebenernya gw ilfil, males nyapa tuh mata-hari… mending main mata sama bu-lan deh klo malem-malem. Hehe.. (dimana sambungannya yah kira-kira? Aneh).

***
Cerita pun berlanjut, kali ini gw akan menceritakan tentang teman wanita, sesama OJeTers di Medan, bernama Begenk sang Muslimah si Pelahap Maut. Hehehe…sebutan itu dikarenakan ukuran tubuhnya yang selalu langsing menjurus kurus tanpa daging, tetapi kalau urusan napsu makan, dialah juaranya! Sehingga kami asumsikan bahwa Begenk mengalami kekurangan gizi atau bisa juga cacingan.

Lalu seperti inilah ceritanya, dimulai dari istirahat siang kami di hari Minggu yang cukup cerah ini, setelah berkelana sesaat ke warung makan ayam pentung di depan gang kosan kami untuk makan siang, kami pun bertiga berpencar ke masing-masing kamar (Begenk ke kamarnya di lantai dua rumah utama yang punya kosan, dan saya bersama Mr.B ke kamar seberang yang terpisah dengan rumah utama, lebih tepatnya masuk lewat garasi samping). Dan kepanikan pun dimulai saat Begenk menelepon Mr.B kalau ada yang mengetuk-ngetuk pintu kamarnya, tetapi saat ditanyakan tidak ada sahutan dari luar, sedangkan memang saat itu seluruh anggota keluarga utama yang punya kosan sedang pergi dan rumah pun kosong melompong. Jadi paniklah kami bertiga, lalu kepanikan pun berlanjut saat semua akses pintu utama terkunci dari dalam. *What the Helloooo booo….yukss mareee…* Apakah yang terjadi… Siapakah yang mengetuk pintu kamar si Begenk di atas? Akankah terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan??? (ala Silet).

Dan tanpa pikir panjang pun insting maling gw berjalan. Gw langsung naik ke atas kamar gw, keluar melalui teras kamar dan hap… loncat ke gentenk, merambat perlahan layaknya Spider-Man (red: Maling), merayap dengan pasti, sambil celingak-celinguk kiri-kanan, ali ajah ada anak kecil liatin gw naik gentenk begini dan teriak malinggggggg!!!! Bisa berbahaya bagi orang – orang yang punya penyakit Jantung Koroner kan. Terus sesampainya di teras kamar Begenk, gw coba ketok – ketok tanpa ada sahutan, dan saat di telepon ke hapenya Begenk, dia pun menjawab “takutttt…masih ada yang ngetokkk di depan pintu gwww!!! Ga berani bukain pintu teras…ga berani keluar kamarrrrr!!!”. Gw pun shock, padahal saat gw lihat dari ventilasi atas pintu teras, di depan kamarnya tuh ga ada orang sama sekali dan sepi. Disinilah letak ketegangan pun berlanjut menjadi Horor. Berteriaklah gw kea rah kamar Begenk melalui ventilasi tersebut..”Bukaaaa pintunyaaaa….gw liatin cepetannn, ga ada orangggg!!!”. Sampai akhirnya Begenk memberanikan diri membuka pintu kamar bersenjatakan parfum semprotnya menuju pintu teras untuk membukakan pintu gw. Finally, setelah gw cek keadaan rumah dibawah pun kosong melompong, dan memang tidak ada orang, lumayan gelap dan horror pastinya. Dan sekali lagi gw katakana bahwa gw lah yang berasa jadi maling di rumah yang lumayan besar ini!

***
Setelah kejadian itu pun Begenk mengungsi sementara di kamar kami sampai pemilik rumah datang. Tetapi sebelumnya ada satu hal aneh juga terjadi. Saat dibuka dari luar, pintu ruang tamu utama terkunci, tapi setelah turun kebawah melalui kamar Begenk, pintu itu tidak terkunci secara jelas. *What the Hellooooo-helooo Bandung ibu kota Periangannn!!!*.

***

NB:
Keisengan bisa terjadi dimana saja dan kapan saja anda berada, baik secara nyata ataupun tidak, dan itu tidak dapat terduga oleh siapa maupun apa? Waspadalah…waspadalah…waspadalahhhhhhhh…..arrrggghhhhhhh….tidaaakkkkk…….. *mulai lebay*

Saturday, May 21, 2011

3 Kepala; 1 Lapak

Cerita ini berawal dari penugasan saya di daerah Medan, sebagai OJeTers haruslah siap kan untuk dibuang kemana saja ke luar kota maupun diasingkan keluar negeri (berharap), karena tuntutan kontrak mati yang sudah diberikan sebelumnya (langsung ditandatangani dengan cap darah jempol saya) *that’s to extreme I think…(lebay)*. Hehe...

***
Pembukaan / intro saya cukup sekian, walaupun sangat tidak menjelaskan apa-apa ataupun keterangan yang lebih penting dan cukup ngarang, ga jelas, tak berujung, tak bermakna, dan tak-tak lainnya.

Sekarang kita lanjutkan ke cerita yang semakin tidak jelas ini… Kami berlima melakukan petualangan baru (The OJeTers), yang sebelumnya kami lakukan secara sendiri-sendiri ke berbagai pelosok jawa, sekarang dibagi menjadi berkelompok ke luar jawa (tepatnya wilayah Sumatra dan Kalimantan). Dan di Sumatra lah terbuang 5 orang yang merana tanpa tujuan mencari tempat tinggal.. (OJeTers oh OJeTers).

***
Setelah berjam-am mencari persinggahan, sampailah kami dipersinggahan yang cukup nyaman untuk 1-2 bulan di rumah warga yang cukup baik mau menampung 4 orang dari kami di kamar kosong mereka. Soalnya yang 1 orang udah dapet duluan ditengah jalan, dan 1 orang wanita dari kelompok kami ternyata lebih memillih untuk bergerombol membuat koalisi sendiri untuk masa depan yang lebih baik memberantas kejahatan dan fraud-fraud yang terjadi di dunia perbankan dunia ini!!! Huwahahahahaaa…… *evil-laugh* (…dan cerita pn semakin ga jelas).

Sampai dipenghujung kamar, tinggal lah kami bertiga yang menguasai 1 kamar yang tebilang cukup kecil dengan kasur 1 petak walaupun dengan fasilitas AC + LCD TV, tetap saja pengaaappp!!! Napasnya pada boros semua… (So crowded in a little space). Dan dari ruangan kecil inilah semua awal cerita dimulai, dengan background karakter yang berbeda, kultur yang berbeda, hingga hasrat yang berbeda untuk pemenuhan kebutuhan! *loh*.

***
Perkenalan karakter yang cukup ekstrem ini membawa saya kepada suatu pembelajaran yang berharga, bahwa dibelahan dunia manapun, kita harus bisa menghargai sesama dan saling menghormati, karena kita adalah rantai dari hubungan yang luas di bumi tercinta ini.

Pertama adalah seorang makhluk bernama Mr.B yang dengan segala gaya metroseksualnya, dan lebih terlihat seperti anak manja dibalik tubuh besarnya yang tegap dan seperti atlet basket jaman purba itu. Baik hati memang, dengan sikap setia kawannya, tetapi memang terkadang cukup membuat sesuatu hal lebih ribet (sulit) dari kenyataan aslinya. Dan jika air di bak mandi habis seketika dalam sekejap, pastilah dia yang akan menjadi tersangka utama! (entah bagaimana orang itu bisa menghabiskan air bak full dalam 1x mandi), mungkin sedang dehidrasi atau kotoran perutnya terlampau besar, hingga harus menyiramnya dengan satu bak penuh supaya tidak mampet saluran sanitasinya.

***
Lalu, ada seorang teman bertitel Haji Mablur (bukan mabrur…dikarenakan banyak hal aneh yang tidak terlihat sebagai mana mestinya kita memandang seorang Haji dengan segala sikapnya yang sopan dan santun. Dialah si pembuat onar dengan sikap angkuhnya, Mr.M! He’s the Boss-One, secara yang paling tua diantara pengembara di Medan ini. Dengan pola pikir yang lebih matang dan jam terbang dalam pekerjaan yang lebih dari rata-rata kami disini, Mr.M patut diacungi jempol masalah pekerjaan, He’s the Perfectionist-One too… dengan segala kesombongannya. Terkadang mikir juga siyh, kok ada ya..haji begini! Tapi inilah kehidupan, kadang banyak rintangan, cobaan, dan juga kemunafikan. (ppritttttttt……offside niyh cerita, makin lebay jadinya)!!! Tapi, disinilah peran penting beliau dalam pengambil keputusan yang bijak disaat kami-kami ini tersesat dijalan yang tak berujung penuh derita (nyasar dijalan). Hehe..maklum perantau.

***
Terakhir, sampailah pada penghujung cerita dimana saya sebagai orang yang lebih pendiam, kutu buku, pembicara yang baik serta pendengar yang setia ditiap keluhan teman-teman saya (ini off the record loh, dibalik segala kehebohan dan keonaran yang sudah saya lakukan sebenarnya). Dimana sifat yang sangat bertentangan ini semua harus dijadikan satu pembelajaran, dimana kami semua disini punya tujuan yang sama, yaitu lulus seleksi alam dalam menjalani salah satu cerita kehidupan yang kami miliki masing-masing di catatan buku kecil kami, yang sudah mencatat segala macam pembelajaran, kebaikan serta dosa yang pernah lewat di kehidupan kami. Dan menjadikan cerita baru yang lebih indah disetiap harinya. So, jika kita bisa saling menerima, saling menghormati dan menghargai sebagai manusia yang berderajat sama di mata-Nya, maka hidup ini akan lebih indah dijalaninya, tanpa beban yang harus memikirkan segala hal kecil seperti perbedaan tidak penting hanya karena perbedaan pendapat, keyakinan ataupun prinsip hidup.

***
NB: Be Strong, Keep Smile and Think PositiveNB: Be Strong, Keep Smile and Think Positive!

Inilah lapak kecil kami yang menjadi tempat singgah sementara untuk sebulan kedepan dengan variasi warna karakteristik didalamnya dari 3 kepala yang berbeda...



Thursday, February 3, 2011

A Day... (from Depok to Tasik)

Cerita kaya begini, yang bikin bingung adalah mulainya harus darimana (biasanya). Dan itu pun terjadi pada diri saya pas mau berbagi cerita tentang pengalaman yang ga pernah diduga sebelumnya. It’s usual I think but Funtastic...!

Berawal dari penempatan OJT saya untuk analis Kredit di SKC BNI Tasikmalaya, yang notabene cukup asing ditelinga saya u/daerah tersebut, tapi yaaa…dicoba aja lah, namanya juga BoLang ( Bocah jaLang) *LOL*

Dimulailah perJalang-an saya (eh, perjalanan maksudnya). Mulai dari mana ya enaknya… (hehehe). Oke, akhirnya saya akan coba untuk memulainya dari kegilaan berangkat pagi-pagi buta (Mataharinya “urung melek” klo kata orang London)…

Berangkat niyh ceritanya, mau naik taxi ke Kp. Rambutan terburu-buru, packing sudah siap, peralatan kebon juga udah disiapin (niatnya mau sampingan jadi tukang Kebon di Tasik atau bantuin panen para petani disana). Tepat pukul 5.00 WIB (Waktu Indonesia bagian Bojong), saya berangkatttt…meninggalkan semua kenangan saya di kota Depok (Ga penting juga siyh, wong Cuma sebentar di Tasik..wekekek). Tidak lupa izin, pamit dan cipika-cipiki dulu sama orang tua. Sedikit sedih, tapi yaa..mau diapain, wog tugas kok. Klo kata Om George S.Patton tuh.. “Face every challenge confronting us with a roomy chest, as if you have been touched by the passion victory” yang artine : “Hadapilah setiap tantangan yang menghadang dengan lapang dada, seakan Anda telah tersentuh gairah kemenangan” (tapi gw juga ga tau siyh, tuh Om-nya siapa?..)

Sampai di Kp. Rambutan langsung cari bus yang namanya Budiman (walau terlihat tidak terlalu Budiman muka supirnya), jadi saya memutuskan naik Primajasa saja, berharap diberikan pelayanan Jasa yang lebih Prima (opo toh le’…nda jelas pemikirannya). Cukup lama menunggu busnya jalan, sekitar 1 jam baru berangkat dan di jalan menuju Tasik lancar!!! (ini adalah hal yang sangat di idam-idamkan kebanyakan orang Jakarta… No Traffic Jam!!!). Pemandangan indah dan menawan memikat hati saya untuk nantinya buka lahan disini, menjadi Petani, bercocok tanam sampai tua (loh..loh..kok jadi banting setir gini kerja gw!? Padahal dari anak IT aja udah banting setir banget ke Banker..dan ini malah jadi Petani!? Kacaunya pikiran alam bawah sadar gw!). Dalam perjalanan sesekali ambil foto objek yang menarik, lumayanlah…lumayan dikit maksudnya. (hehehe).

Sesampainya di Tasik (cepet aja..udah sampe…Busnya ga kira2 jalannya! Bener-bener memberikan Jasa yang Prima alias Maximum Speed). Pas sampai masih tenteng2 koper segede ½ badan saya ini ke kantor BNI SKC Tasik. Dan,alhasil samapi pukul 12 tepat (TEPAT Jam makan siang!!!) *dong-dong..sepi aja niyh kantor*, untungnya ketemu sama OJeTer (orang yang melakukan OJT) lain yang sudah hamper 3 minggu di Tasik, langsung aja setela melapor ke bag,umum (bukan Dapur Umum ya!), saya mencari kosan bersama Selvi (The OJeTer), and I’m being like The Tourist (dengan setelan jeans atasan kemeja berdasi). Wekekek.. aneh bukan!?.. (ya anehlahhhhh!!!!). Anehnya lagi, saya bisa dapet kunci kamar kosan, tanpa harus izin sama yang punya. Hanya sementara sampai malam katanya..(loh, trus dari malem sampe seterusnya gimana buu???? Jadi gelandangan, saya di jalan!?). ternyata, sampai saya membayar langsung kepada bapaknya. Hehehe.. (Alhamdulillah bagus kosannya).

So,…perjalanan saya untuk satu hari di Tasik, cukup berkesan, dan kita akan coba lihat 1 bulan kedepan. Apa yang akan terjadi… (akankah, akan banyak kejadian aneh lainnya? Ataukah..akan menjadi biasa-biasa saja?.. *Silet Version*). Jangan kemana-mana…karena saya mau kemana-mana dulu ya…! (Jagain Blog gw maksudnya…hehehe…).