Tuesday, November 25, 2008

Sript matlab Grayscale

Hey..hey....mauw tauw kan gimana bikin gambar, image, juga foto (alah..sama ajah) biar bisa jadi lebih putih atau ke arah hitam-putih hasilnya nanti..itulah yang dinamakan seni Grayscale, niy ada scriptnya buat di MatLab:

Script Perataan Image

eh..eh..ada lagi niyh buat rataain image...biar rat gitu ceritanya klo mow bikin GUI di MatLab! hehehe...

I=imread('rice.tif');
J=imadjust(I,[0.15 0.9],[0 1]);
figure,imshow(I);
figure,imhist(I);
figure,imshow(J);
figure,imhist(J);

Script MatLab Laplacian

Niyh gw bagi2 dikit Script MatLab bwt bikin GUI..dicobai aje yah..hehehe!

I=imread('saturn.tif');
hpf1=[ 1 -2 1;-2 5 -2; 1 -2 1];
hpf2=[ 0 1 0;1 -5 1; 0 1 0]; %letak matrik yang digunakan untuk proses "Simple Laplacian"
hpf3=[ 1 1 1;1 -9 1; 1 1 1]; %letak matrik yang digunakan untuk proses "Variant Laplacian"
hpf4=[-1 -1 -1;-1 9 -1;-1 -1 -1]; %Merupakan Hasil dari Proses Filtering
J1=uint8(conv2(double(I),hpf1,'same'));
J2=uint8(conv2(double(I),hpf2,'same'));
J3=uint8(conv2(double(I),hpf3,'same'));
J4=uint8(conv2(double(I),hpf4,'same'));
figure,imshow(I);
figure,imshow(J1);
figure,imshow(J2);
figure,imshow(J3);
figure,imshow(J4);

GUI in MatLab (plus intro for MatLab)

Wahai teman-teman sekalian yang saya cintai dan saya banggakan...(hOekkzzzz...), hehehe..bcanda denkz! BayDeWay, EniWey, BasWey...saya mow ada catetean baru tentang MatLab niyh...pertama emang sebelumnya ng-bahas pengolahan citra...jadi akan terus berujung seputar citra-citra juga..hehe,=P yaitu GUI (Graphical User Interface) yang biasa kita buat untuk segala jenis pencitraan, dan saat ini aplikasi yang akan kita pakai adalah Matlab. Ini ada tampilan awal pemakaian atau pembuatan GUI pada aplikasi MatLab (6.5) :



Lalu selanjutnya untuk kali ini kita akan membuat contoh dari GUI yang telah disinggung sedikit di awal. Berikut adalah contoh dari tampilan image yang akan difilter dengan indicator peubah yang dapat diubah sesuai dengan batas yang sudah kita tentukan. Batas yang dgunakan yaitu 0,2 untuk minimumnya sedangkan 3 untuk maksimumnya.



Selanjutnya image juga dapat di transfer keabuan atau yag biasa kita kenal Grayscale. Lalu setelah ubahan tadi telah kita ubah sesuai kebutuhan, maka yang hasus kita lakukan adalah memilih action button Ubah. Kita juga dapat melakukan pengubahan secara berulang apabila image belum sesuai dengan kebutuhan. Terakhir, apabila telah selesai maka pilih tombol keluar.

Saturday, November 15, 2008

"Pengolahan Citra" is...

Hai..hai..hai…pa kabar,baee???? Hehehe…iseng aje niy mow sedikit kasih info..berhubung lagi bengong ga ada kerjaan terus ada tugas lewat disuruh cari artikel tentang pengolahan citra ma dosen. Hehehe, tapi lumayan sedikit berguna kok info-nya. So, this is the meaning of “Pengolahan Citra” it is, and I hope U can enjoy this text…

Pengolahan citra


Pengolahan citra adalah salah satu cabang dari ilmu informatika. Pengolahan citra berkutat pada usaha untuk melakukan transformasi suatu citra/gambar menjadi citra lain dengan menggunakan teknik tertentu.
Berikut ini adalah definisi dasar yang dipergunakan dalam pengolahan citra :

Citra
Citra adalah gambar dua dimensi yang dihasilkan dari gambar analog dua dimensi yang kontinu menjadi gambar diskrit melalui proses sampling.
Gambar analog dibagi menjadi N baris dan M kolom sehingga menjadi gambar diskrit. Persilangan antara baris dan kolom tertentu disebut dengan piksel. Contohnya adalah gambar/titik diskrit pada baris n dan kolom m disebut dengan piksel [n,m].

Sampling
Sampling adalah proses untuk menentukan warna pada piksel tertentu pada citra dari sebuah gambar yang kontinu.
Pada proses sampling biasanya dicari warna rata-rata dari gambar analog yang kemudian dibulatkan. Proses sampling sering juga disebut proses digitisasi.

Kuantisasi
Ada kalanya, dalam proses sampling, warna rata-rata yang didapat di relasikan ke level warna tertentu. Contohnya apabila dalam citra hanya terdapat 16 tingkatan warna abu-abu, maka nilai rata-rata yang didapat dari proses sampling harus diasosiasikan ke 16 tingkatan tersebut. Proses mengasosiasikan warna rata-rata dengan tingkatan warna tertentu disebut dengan kuantisasi.

Derau
Derau (Noise) adalah gambar atau piksel yang mengganggu kualitas citra. Derau dapat disebabkan oleh gangguan fisis(optik) pada alat akuisisi maupun secara disengaja akibat proses pengolahan yang tidak sesuai. Contohnya adalah bintik hitam atau putih yang muncul secara acak yang tidak diinginkan di dalam citra. bintik acak ini disebut dengan derau salt & pepper.
Banyak metode yang ada dalam pengolahan citra bertujuan untuk mengurangi atau menghilangkan noise.

Operasi pengolahan citra

Operasi yang dilakukan untuk mentransformasikan suatu citra menjadi citra lain dapat dikategorikan berdasarkan tujuan transformasi maupun cakupan operasi yang dilakukan terhadap citra.
Berdasarkan tujuan transformasi operasi pengolahan citra dikategorikan sebagai berikut :
• Peningkatan Kualitas Citra (Image Enhancement)
Operasi peningkatan kualitas citra bertujuan untuk meningkatkan fitur tertentu pada citra.
• Pemulihan Citra (Image Restoration)
Operasi pemulihan citra bertujuan untuk mengembalikan kondisi citra pada kondisi yang diketahui sebelumnya akibat adanya pengganggu yang menyebabkan penurunan kualitas citra.
Berdasarkan cakupan operasi yang dilakukan terhadap citra, Operasi pengolahan citra dikategorikan sebagai berikut :
• Operasi titik, yaitu operasi yang dilakukan terhadap setiap piksel pada citra yang keluarannya hanya ditentukan oleh nilai piksel itu sendiri.
• Operasi area, yaitu operasi yang dilakukan terhadap setiap piksel pada citra yang keluarannya dipengaruhi oleh piksel tersebut dan piksel lainnya dalam suatu daerah tertentu. Salah satu contoh dari operasi berbasis area adalah operasi ketetanggaan yang nilai keluaran dari operasi tersebut ditentukan oleh nilai piksel-piksel yang memiliki hubungan ketetanggaan dengan piksel yang sedang diolah.
• Operasi global, yaitu operasi yang dilakukan tehadap setiap piksel pada citra yang keluarannya ditentukan oleh keseluruhan piksel yang membentuk citra.
Alat bantu matematika
Alat bantu matematika yang sering dipakai dalam pengolahan citra adalah sebagai berikut :
• Statistik inheren
• Konvolusi
• Transformasi Fourier
• Representasi Kontur

Algoritma
Berikut ini adalah algorima yang biasa dipakai dalam pengolahan citra. Algoritma dibawah ini dibagi menjadi beberapa kategori berdasarkan pendekatan yang dilakukan dalam memanipulasi citra asli.

Algoritma berbasis histogram
Algoritma kategori ini menggunakan histogram dari citra awal untuk menghasilkan citra baru.
• Peregangan Kontras
• Ekualisasi histogram
• Filter Minimum
• Filter Median
• Filter Maksimum

Algoritma berbasis matematika
Algoritma pada kategori ini menggunakan piksel/beberapa piksel untuk menjadi masukan suatu fungsi matematik untuk menentukan nilai piksel pada citra hasil.
• Biner
Operasi ini berbasis operasi boolean (AND,OR,NOT) untuk memanipulasi citra
• Aritmetika
Operasi ini berbasis operasi Aritmatika ( penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian citra)
• Geometri

Algoritma berbasis konvolusi
Algoritma pada kategori ini menggunakan teknik konvolusi untuk menghasilkan citra hasil.